Top Ad unit 728 × 90

Hot News

recent

Proses Perakitan Hardisk dan Fungsi bagian hardisk

Hardisk eksternal seagate
Sobat,, siapa yang tak tau yang disebut Hardisk?Saat ini hampir semua tahu istilah Hardisk yang biasa disingkat dengan HDD. Ya, Harsidisk adalah sebuah perangkat keras dari pelengkap komputer yang digunakan untuk media penyimpanan data. Semakin hari perkembangan hardisk cukup pesat. Dari pertama yang pernah saya teui hardisk dengan kapsasitas 2GB waktu menggunakan komputer ber os Windows 98 dan sekrang ini sudah dalam kapasitas lebih dari 1000GB yang lebih failiar dengan sebutan 1 TB (Tera Byte). 

Pernahkan sobat bertanya-tanya seperti apa sih dalamnya sebuah hardisk? untuk sobat yang masih belum pernah tahu dalamnya dari sebuah hardisk mari ikuti perjalanan berikut ini

Hardisk secara fisik bisa dilihat seperti berikut ini

HDD Seagate Barracuda 1000 GB
Dari bentuknya perssegi panjang dengan bahan yang keras. Dari bungkusan yang terbilang keras, didalamnya terdapat beberapa bagian seperti berikut

Bagian dalam hardisk
Dalam sebuah hardisk ada banyak bagian diantaranya yang digunakan untuk menyimpan data adalah bagian plat magnetiknya yang berbentuk lingkaran besar. untuk lebih detail bagian dari hardisk berikut ini bisa dilihat bagian-bagian hardisk



bagian bagian part hardisk

Nama bagian part hardisk
(klik gambar untuk memperbesar)
Dari banyaknya bagian bagian tersebut ada pula fungsi-fungsi dari part tersebut

1. Spindle
Spindle yang menjadi pusat putaran dari keping-keping cakram magnetik penyimpan data. Spindle ini berputar dengan cepat, oleh karena itu harus menggunakan high quality bearing.

Dahulu harddisk menggunakan ball bearing namun kini harddisk sudah menggunakan fluid bearing. Dengan fluid bearing maka gaya friksi dan tingkat kebisingan dapat diminimalisir. Spindle ini yang menentukan putaran harddisk. Semakin cepat putaran rpm harddisk maka semakin cepat transfer datanya.

2. Cakram Magnetik (Magnetic Disk)
Pada cakram magnetik inilah dilakukan penyimpanan data pada harddisk. Cakram magnetik berbentuk plat tipis dengan bentuk seperti CD-R. Dalam harddisk terdapat beberapa cakram magnetik.

Harddisk yang pertama kali dibuat, terdiri dari 50 piringan cakram magnetik dengan ukuran 0.6 meter dan berputar dengan kecepatan 1.200 rpm. Saat ini kecepatan putaran harddisk sudah mencapai 10.000rpm dengan transfer data mencapai 3.0 Gbps.

3. Read-write Head
Read-write Head adalah pengambil data dari cakram magnetik. Head ini melayang dengan jarak yang tipis dengan cakram magnetik. Dahulu head bersentuhan langsung dengan cakram magnetik sehingga mengakibatkan keausan pada permukaan karena gesekan. Kini antara head dan cakram magnetik sudah diberi jarak sehingga umur harddisk lebih lama. Oleh karena itu pada saat harddisk bekerja tidak boleh ada guncangan atau getaran, karena head dapat menggesek piringan harddisk sehingga akan mengakibatkan Bad Sector, dan juga dapat menimbulkan kerusakan Head Harddisk sehingga hardisk tidak dapat lagi membaca Track dan Sector dari Hardisk.

Read-write head terbuat bahan yang terus mengalami perkembangan, mulai dari Ferrite head, MIG (Metal-In-Gap) head, TF (Thin Film) Head, (Anisotropic) Magnetoresistive (MR/AMR) Heads, GMR (Giant Magnetoresistive) Heads dan sekarang yang digunakan adalah CMR (Colossal Magnetoresistive) Heads.

4. Enclosure
Enclosure adalah lapisan luar pembungkus harddisk. Enclosure berfungsi melindungi semua bagian dalam harddisk agar tidak terkena debu, kelembaban dan hal lain yang dapat mengakibatkan kerusakan data.

Dalam enclosure terdapat breath filter yang membuat harddisk tidak kedap udara, hal ini bertujuan untuk membuang panas yang ada didalam harddisk karena proses putaran spindle dan pembacaan Read-write head.

5. Interfacing Module
Interfacing modul berupa seperangkat rangkaian elektronik yang mengendalikan kerja bagian dalam harddisk, memproses data dari head dan menghasilkan data yang siap dibaca oleh proses selanjutnya. Interfacing modul yang dahulu banyak dipakai adalah sistem IDE (Integrated Drive Electronics) dengan sistem ATA yang mempunyai koneksi 40 pin.

Teknologi terbaru dari interfacing module adalah teknologi Serial ATA (SATA). Dengan SATA maka satu harddisk ditangani oleh satu bus tersendiri didalam chipset, sehingga penanganannya menjadi lebih cepat dan efisien. Harddisk SATA sekarang perlahan sudah menggantikan harddisk ATA yang makin lama mulai hilang dari pasaran.

6. Platter
Berbentuk sebuah Pelat atau piringan yang berfungsi sebagai penyimpan data. Berbentuk bulat, merupakan cakram padat, memiliki pola-pola magnetis pada pada sisi-sisi permukaanya. Platter terbuat dari metal yang mengandung jutaan magnet-magnet kecil yang disebut dengan magnetic domain. Domain-domain ini diatur dalam satu atau dua arah untuk mewakili binary “1” dan “0”

Dalam piringan tersebut terdiri dari beberapa track, dan beberapa sector, dimana track dan sector ini adalah tempat penyimpanan data serta file system. Misalnya hardisk kita berkapasitas 40 GB, bila di format kapasitasnya tidak sampai 40 Gb. karena harus ada trac dan sector yang dipakai untuk menyimpan ID pengenal dari formating hardisk tersebut.

7. Actual Axis
Adalah poros untuk menjadi pegangan atau sebagai tangan robot agar Head dapat membaca sector dari harddisk.

8. Ribbon Cable
Ribbon cable adalah penghubung antara Head dengan Logic Board, dimana setiap dokumen atau data yang dibaca oleh Head akan di kirim ke Logic Board untuk selanjutnya di kirim ke Mother Board agar Processor dapat memproses data tersebut sesuai dengan input yang di terima.

9. IDE Conector
Adalah kabel penghubung antara hardisk dengan matherboard untuk mengirim atau menerima data.
Sekarang ini harddisk rata-rata sudah menggunakan system SATA sehingga tidak memerlukan kabel Pita (Cable IDE)

10. Setting Jumper
Setiap harddisk memiliki setting jumper, fungsinya untuk menentukan kedudukan hardisk tersebut.
Bila pada komputer kita dipasang 2 buah harddisk, maka dengan menyeting Setting Jumper kita bisa menentukan mana harddisk Primer dan mana Harddisk Sekunder yang biasanya disebut Master dan Slave.
Master adalah harddisk utama tempat system di instal, sedangkan Slave adalah hardisk ke dua biasanya dibutuhkan untuk tempat penyimpanan dokumen dan data. Bila Jumper settingnya tidak di set, maka harddisk tersebut tidak akan bekerja.

11. Power Conector
Adalah sumber arus yang langsung dari power supply. Power supply pada harddisk ada dua bagian :
  • Tegangan 12 Volt, berfungsi untuk menggerakkan mekanik seperti piringan dan Head.
  • Tegangan 5 Volt, berfungsi untuk mesupply daya pada Logic Board agar dapat bekerja mengirim dan menerima data.
bagian bagian tersebut dalam perakitannya atau lebih kerennya disebut assembly dilakukan secara presisi dengan bantuan robot dan di assembly di ruangan yang benar benar steril. untuk melihat proses assembly nya berikut ini ada video dari produsen HDD ternama SEAGATE. Pada video ini diperlihatkan proses assembly dari hardisk .

Bagaimana sobat??? semoga dengan sedikit informasi ini membuat pengetahuan kita bertambah dan bermanfaat bagi sobat nunutjoe.

Referensi :

  • http://id.wikipedia.org/wiki/Cakram_keras
  • http://yogaktif.blogspot.com/2013/10/bagian-bagian-harddisk-dan-masing.html
Proses Perakitan Hardisk dan Fungsi bagian hardisk Reviewed by Bakhtiyar Sierad - Hosterbyte on Monday, March 31, 2014 Rating: 5

No comments:

Don't Forget to leave comment

All Rights Reserved by Nunutjoe All In One © 2014 - 2015
Powered By Blogger, Designed by Sweetheme

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.